Teknologi AI atau Artificial Intelligence terus mengalami perkembangan sejak dirilisnya ChatGPT pada tahun 2022. Kehadiran teknologi ini memberikan dampak baik dalam dunia kerja berupa sistem otomatisasi yang meningkatkan produktivitas.
Meski memberikan dampak positif dalam berbagai bidang pekerjaan, namun keberadaan AI juga menjadi ancaman bagi beberapa sektor pekerjaan. Banyak pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia kini sudah bisa digantikan dengan AI.
Daftar Pekerjaan yang Terancam Tergantikan oleh AI

Lima sampai sepuluh tahun mendatang, diperkirakan puluhan pekerjaan akan terganti oleh AI dan jutaan lapangan pekerjaan akan hilang. Kondisi ini juga memberikan kekhawatiran bagi pekerja di berbagai negara.
Lalu, pekerjaan apa saja yang terancam akan tergeser oleh AI beberapa tahun mendatang? Berikut ulasan lengkapnya.
1. Data Entry
Pekerjaan pertama yang terdampak oleh kemajuan teknologi AI adalah data entry. Data entry sendiri biasanya memiliki tugas terkait memasukkan, memperbarui, dan memperbaiki data dalam database dan sistem.
AI dapat melakukan tugas data entry seperti mengorganisir data dalam jumlah besar secara lebih cepat dan akurat dibanding manusia. Tidak hanya mengurangi human error, penggunaan AI juga mengatur pekerjaan secara lebih efektif.
2. Content Writer
AI generator bisa membantu mencari ide maupun menyusun artikel layaknya tulisan manusia. Keberadaan AI ini tidak hanya mempermudah pekerjaan content writer namun juga bisa menggantikan peran penulis artikel.
Tak hanya penulisan artikel blog atau website, AI juga bisa membuat draft email sampai caption media sosial. Hal ini karena AI bisa memahami dan menulis data berupa teks dengan baik.
Selain mencari ide dan menyusun artikel, AI writing generator juga bisa memperbaiki ejaan dan grammar dalam tulisan. Tak hanya content writer, keberadaan AI juga turut mengancam posisi pekerjaan proofreader.
3. Graphic Designer
Pekerjaan desain grafis juga terancam tergantikan oleh teknologi AI dimana saat ini sudah ada AI generated art yang bisa menghasilkan logo sampai konten media sosial seperti buatan profesional.
Beberapa contoh tools AI yang bisa menghasilkan gambar artistik dengan teks prompt adalah Lensa dan DALL-E. Dalam beberapa tahun ke depan, beberapa bisnis diperkirakan akan mengandalkan AI dalam pembuatan desain grafis yang menarik.
4. Customer Service dan Kasir
Pekerjaan dalam sektor pelayanan seperti customer service, kasir, dan resepsionis juga diprediksi akan dilakukan otomatisasi menggunakan AI seperti chatbot dan virtual assistant. Selain itu, pekerjaan ini juga sudah banyak terganti dengan self-service.
Pekerjaan yang bisa dilakukan AI diantaranya seperti membalas pesan dari pelanggan, sistem checkout otomatis, dan pembayaran.
5. Staff Keuangan
Pekerjaan dalam bidang keuangan juga diprediksi bisa tergeser dengan teknologi AI. Pekerjaan ini bisa berupa analisis keuangan, penasihat keuangan sampai akuntan. AI bisa melakukan monitoring terhadap transaksi dan nasihat keuangan secara efektif.
Tak hanya itu, AI juga bisa melakukan prediksi tren market, membuat rekomendasi investasi, sampai menganalisa data keuangan.
6. Translator
Terakhir, AI juga berpotensi menggeser posisi pekerjaan translator karena AI memiliki kemampuan untuk melakukan penerjemahan secara otomatis dan real time. Namun AI tidak sepenuhnya mengganti pekerjaan penerjemah.
Hal tersebut dikarenakan pekerjaan translator juga memerlukan kemampuan untuk menerjemahkan bahasa tubuh dan emosi dari pembicara.
Meski teknologi AI sudah diakui dan banyak dipakai dalam berbagai bidang industri, namun tidak semua pekerjaan bisa digantikan oleh AI sepenuhnya. Hal tersebut dikarenakan AI tidak memiliki kecerdasan emosional, empati dan kreatifitas seperti manusia.
