Kerajaan Majapahit adalah salah satu dari beberapa kerajaan besar dalam sejarah nusantara. Kerajaan tersebut berjaya dari Abad ke-13 hingga 15 dan memiliki wilayah kekuasaan yang sangat luas.
Sebagai salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah nusantara, Kerajaan Majapahit meninggalkan banyak benda-benda bersejarah terutama di wilayah Mojokerto, Jawa Timur.
Apa saja peninggalan dari Kerajaan Majapahit tersebut? Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Jejak Sejarah Nusantara Kolam Segaran
Kolam Segaran terletak di kompleks Trowulan. .Kolam ini menjadi bukti kemampuan beradaptasi dari Kerajaan Majapahit.
Luas kolam 6,5 hektare. Menjadikannya sebagai bangunan berbentuk kolam kuno terbesar.
Untuk dindingnya sendiri dibuat dari bahan bata tanpa perekat. Tetapi disusun dengan teknik yang bernama gesek. Dengan teknik tesebut, bata-bata akan melekat.
Hingga kini para arkeolog sangat mengagumi teknik konstruksi tersebut.
Selain difungsikan sebagai rekreasi sejarah, Kolam Segaran juga digunakan untuk tempat ritual masyarakat, sebagai waduk, dan juga dermaga untuk kapal.
2. Cagar Budaya Situs Tribuana Tunggadewi
Situs yang disebut juga sebagai Situs Bre Kahuripan tersebut terletak di Desa Klinterejo.
Di dalam situs, Anda dapat melihat berbagai peninggalan dan struktur bangungan khas Majapahit.
Peninggalan yang paling terkenal adalah yoni dengan ukuran 191 x 184 x 121 cm. Lalu ada juga Watuombo yang diduga arca batu andesit. Ukurannya 1,9 x 1,8 meter dan tingginya 2 meter. .
Terdapat perkiraan bahwa Situs Tribuana Tunggadewi sangat luas karena tersambung dengan situs yang letaknya di barat yakni Situs Klinterejo.
3. Pendopo Agung Trowulan
Bangunan pendopo ini berada di kompleks Kolam Segaran. Tepatnya ada di bagian selatan Kolam Segaran.
Di sana Anda akan melihat replika pendopo yang digunakan ketika masa Majapahit. Di area sebelah pendopo terdapat puluhan batu umpak yang digunakan sebagai penahan tiang.
Anda dapat berwisata bersama keluarga karena di pendopo juga dilengkapi dengan fasilitas pemeliharaan merak dan rusa.
Di bagian belakang pendopo ada beberapa makam kuno dan juga tempat yang dipercaya sebagai petilasan dari Raden Wijaya.
4. Jejak Sejarah Nusantara dari Prasasti Canggu
Prasasti Canggu disebut juga sebagai Prasasti Trowulan 1. Prasasti tersebut ada sejak 1358 Masehi.
Kalau berdasarkan tahun pembuatan, maka diperkirakan Prasasti Canggu dikeluarkan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.
Di dalam prasasti terdapat berbagai informasi mengenai kehidupan Kerajaan Majapahit. Seperti pelabuhan utama dari Majapahit dan juga sungai yang digunakan untuk jalur perdagangan.
Prasasti Canggu sendiri ditemukan di Desa Canggu, Jetis, Mojokerto. Prasasti Canggu ditemukan dalam bentuk keping tembaga dan saat pertama kali ditemukan jumlahnya ada lima.
5. Candi Tikus
Candi Tikus sempat terkubur sebelum ditemukan pada 1941. Disebut sebagai Candi Tikus karena tempat candi ditemukan adalah sarang hewan tikus.
Bentuk candinya mirip kolam dan terdapat undakan serta pancuran. Dugaannya candi tersebut digunakan untuk ritual penyucian. Dikenal juga sebagai tempat ritual pemeluk agama Hindu dan Buddha.
Namun, ada pendapat lain. Candi Tikus dulunya diduga sebagai bangungan yang berfungsi sebagai penampung air dan untuk distribusinya. Pancurannya sendiri terdapat 46 buah dan terbuat dari batu andesit.
6. Gapura Bajang Ratu untuk Menghormati Jayanegara
Letaknya di Desa Temon, Trowulan, Mojokerto. Gaya arsitekturnya berupa pintu gerbang dengan atap yang tinggi yang disebut dengan gapura paduraksa.
Bangunan ini dibangun sebagai rasa hormat untuk Jayanegara. Perkiraan tersebut didukung dengan adanya relief Sri Tanjung yang berada di kaki gapura. Relief tersebut menceritakan peruwatan.
Masih banyak lagi peninggalan sejarah nusantara Kerajaan Majapahit di Mojokerto. Kalau Anda ingin mempelajarinya lebih dalam sekaligus berjalan-jalan, bisa langsung mengunjungi Mojokerto, Jawa Timur ya.
